,

Gerakan Nasional Sayang Anak Indonesia (SAIN) dalam Masa Pandemi Covid-19

Program Gerakan Nasional Sayang Anak Indonesia (SAIN) berawal dari kepemimpinan BPN GGBI pada medio 2017, memiliki visi untuk menjadi Mitra Allah dalam memuridkan anak-anak Indonesia usia 0-15 tahun sebagai pengikut Kristus yang unggul dan berdampak baik bagi gereja, bangsa, dan dunia.

Sebelumnya SAIN bergerak dengan Koordinator Pdm. Iksan Lasmanto. Namun dikarenakan saat ini sedang melanjutkan Studi Doktoral di Amerika Serikat, beliau digantikan oleh Pdt. Noto Sumarto yang juga merupakan Ketua Departemen Anak BPN GGBI.

Secara terpisah, Monica Maufa selaku sekretaris SAIN mengatakan “Selama adanya pandemi ini, untuk sosialisasi nasional gerakan pemuridan SAIN, tetap kami adakan dengan cara melakukan webinar selama satu kali di minggu terakhir setiap bulannya. Selama pandemi ini juga pemuridan yang dilakukan oleh pamong (pengajar) adalah dengan cara berbagi daring maupun luring”.

Webinar secara daring sudah di mulai bulan Juli 2020 hingga Juni 2021 yang dilaksanakan setiap hari selasa di minggu ke empat setiap bulannya ini juga melibatkan pamong atau pengajar lokal yang aktif, dalam melakukan kegiatan untuk menjangkau dan memuridkan anak-anak Indonesia. Melihat kebutuhan daerah masing-masing, pamong per-daerah tetap melakukan pertemuan untuk membahas kegiatan yang akan dilakukan secara virtual. Harapannya dapat dilakukan untuk bisa lebih menolong pamong di daerah dalam melakukan kegiatan pemuridannya.

Selama pandemi ini Tim Nasional SAIN sedang menyusun buku kedua yang di dalamnya terdapat 52 materi permainan tradisional berisikan nilai-nilai untuk diterapkan dalam kehidupan anak-anak yang nantinya ke-52 materi permainan tradisional ini juga bisa menjadi kegiatan SAIN yang dilakukan oleh pamong (pengajar) di daerah masing-masing. ke-52 materi permainan tradisional ini juga bisa menjadi kegiatan SAIN yang dilakukan oleh pamong (pengajar) di daerah masing-masing.

Bentuk penjangkauan yang dilakukan para pamong (pengajar) untuk tetap melakukan pemuridan kepada anak-anak bimbingnya adalah dengan melakukan pertemuan secara daring, membahas cerita-cerita di Alkitab dan saling mendoakan satu dengan yang lainnya.

Gerakan SAIN mengajak setiap pelayanan anak, pamong anak yang aktif melayani di berbagai pelayanan sekolah minggu dan pemuridan lainnya untuk bergerak bersama. Gerakan SAIN memiliki kerinduan untuk menghadirkan lingkungan pemuridan yang aman dan nyaman untuk anak-anak Indonesia, bersama umat Baptis di Indonesia. Loving children, Building Nation. (S)